Header Ads

7 Kesalahan yang harus anda hindari pada saat menjual produk di Blog

Beberapa bulan lalu, saya ada membahas tentang  bagaimana cara menghasilkan uang dari blog yang anda punya. Dan salah satunya adalah dengan menjual produk milik sendiri di dalam blog yang anda punya.

Ilmu dasar dari menjual secara online adalah mengetahui produk apa yang akan anda jual, dan tau cara memasarkannya. Jika 2 hal ini sudah anda kuasai maka anda sudah memiliki dasar yang kuat untuk menjual produk-produk anda di halaman blog anda.

Ada banyak hal yang bisa anda jual secara online, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut
  • Produk digital seperti ebook, software, template dll
  • Jasa Penulisan Artikel
  • Konsultan
  • Atau barang seperti Baju dan perlengkapan lain

Namun, dalam perjalanannya banyak blogger yang seringkali melakukan beberapa kesalahan dalam menjual produk secara online di blog mereka sendiri, ini biasanya di alami oleh teman-teman blogger yang baru ingin menekuni dunia jual beli online.

Berikut akan saya rangkum beberapa kesalahan yang umum terjadi dan harus anda hindari jika ingin sukses dalam menjual produk via blog.

1. Membuat Produk, tanpa Riset Pasar terlebih dahulu.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah blogger membuat produk terlebih dahulu, sebelum tau kemana mereka akan menjualnya. Mereka kadang melakukan riset bagaimana cara membuat produk yang bagus tapi melewatkan riset tentang kebutuhan pasar saat ini.



Riset cara pemasaran adalah bagian penting dalam menjual sebuah produk, perhatikan saja perusahaan-perusahaan besar sebelum mengeluarkan produk baru ke pasar mereka akan melakukan survei terlebih dahulu.

Hal ini untuk mengetahui seberapa antusias calon pembeli terhadap produk baru mereka, atau segment mana yang harus mereka sasar untuk memperoleh keuntungan maksimal.

2. Tidak membangun email marketing list.

Tidak peduli sebagus apapun produk yang anda jual, membangun email marketing merupakan sebuah keharusan. Apa alasannya, saya sudah pernah membahas ini di tulisan saya sebelumnya yang berjudul Seberapa efektif email Marketing dalam meraih pendapatan maksimal.




Alasan utama membangun email marketing list adalah karena setiap pengunjung yang pertama kali berkunjung ke blog kemungkinan kecil langsung akan tertarik dengan apa yang anda jual. Perlu cara untuk meyakinkan mereka salah satu nya dengan menggunakan email marketing.

Blogger seperti David Riley, memperoleh penghasilannya dengan menjual produk yang dia promosikan melalui sistem email marketing. Jadi jangan abaikan email marketing sebagai salah satu menjual produk di Blog.

3. Kesalahan dalam strategi penjualan Online.

Banyak pemilik blog yang akan menjual produk sering kali salah dalam asumsi mereka tentang strategi mana yang akan mereka pilih dalam memasarkan produk. Beberapa blogger justru menggunakan SEO dengan memilih sebuah niche spesifik tentang produk mereka.



Misalnya pada saat anda menjual produk ebook tentang "menaikkan SEO dalam waktu 1 bulan". Kemudian anda mengincar keyword tersebut sehingga artikel jualan anda muncul di hasil pencarian. Tapi ternyata kebanyakan pengunjung tidak ada sama sekali yang berniat membeli ebook tersebut, karena mereka mencari informasi via google search melalui artikel-artikel lain yang tersaji di halaman pertama google saja sudah cukup.

Kesalahan dalam strategi menjual menjadi hal yang sangat riskan dalam keberhasilan penjualan. Karena jika anda tidak tau siapa target anda, siapa kompetitor anda, dan apa saja hambatan anda dalam menjual akan membuat produk anda tidak laku dipasaran.

4. Tidak Mempunyai Strategi awal pada saat Launch Produk.

Di Jaman dulu pada saat kompetitor tidak seramai sekarang, anda bisa saja menjual dengan sangat mudah. Tinggal posting di grup dan pembeli akan berdatangan dengan mudah. Namun sayangnya jaman seperti itu sudah tidak ada lagi.



Pada saat anda merencanakan membuat sebuah produk, kemungkinan besar sudah ribuan kompetitor menanti ada bahkan sebelum produk anda di luncurkan. Sehingga perlu yang di namakan strategi launching produk yang tepat sasaran.

Strategi ini bisa saja membantu atau sebaliknya mematikan bisnis anda di awal anda mulai membangun. Berikut beberapa strategi yang dapat digunakan pada saat awal peluncuran produk

  • Buat Efek Kelangkaan: Pada saat anda launching produk, sertakan hanya untuk 100 pembeli pertama. Secara psikologis mereka akan buru-buru membeli barang tersebut seandainya mereka memang suka dari awal. Atau mungkin tawarkan diskon 70% hanya untuk 10 pembeli pertama.
  • Promosikan ke semua lini: Promo produk anda ke forum-forum, media sosial atau jasa review teman sesama blogger. Atau bisa juga dengan menggunakan iklan berbayar. Semakin luas jaringan iklan anda maka kemungkin besar juga produk anda laku di pasaran.
  • Luncurkan Produk dalam jumlah sedikit terlebih dahulu: Strategi ini di maksudkan untuk mendapatkan feedback awal dari pembeli-pembeli awal, sebelum produk sebenarnya anda keluarkan dengan penyempurnaan berdasarkan feedback-feedbacknya sebelumnya. Atau biasa kita sebut tes pasar.
5. Memilih Platform yang salah

Jika anda ingin menjual sebuah produk yang belum terkenal, atau belum diketahui sebelumnya. Mungkin ada harus mempertimbangkan menjual di marketplace terkenal seperti shopee atau tokopedia.



Dibanding menjual di blog sendiri saya rasa akan mendapatkan sedikit konversi ke penjualan, dikarenakan pengunjung blog anda belum mengetahui barang apa yang anda jual beserta kegunaannya. Jadi meskipun anda jelaskan secara detail tetap saja pengunjung akan mempertimbangkan lebih detail dibandingkan jika anda menjualnya di Marketplace terkenal.

Selain lebih aman, visitor yang datang ke marketplace adalah visitor yang memang bertujuan mencari sesuatu untuk dibeli. Jadi peluang produk baru anda terjual disana sangat besar.

6. Tidak Membangun landing page

Banyak blogger yang menjual produk mereka dengan cara yang tidak profesional, terkadang hanya berupa banner kecil di samping kanan blog mereka bahkan tanpa membuat landing page sama sekali.

Contoh Landing Page


Jika anda berniat menjual sebuah produk mungkin saran saya anda membaca tentang pengaruh landing page terhadap penjualan produk online di website neil patel disini /https://neilpatel.com/blog/landing-page-design-infographic/.

Banyak blogger menggunakan landing page dengan alasan sebagai berikut:

  • Landing Page membuat produk anda terlihat lebih wah, dengan tampilan khusus membuat produk anda terlihat lebih menarik di mata pengunjung sehingga juga berpengaruh ke penjualan produk tersebut.
  • Jika Anda menggunakan iklan berbayar, akan sangat baik jika iklan tersebut langsung mengarah ke landing page barang yang di jual dibandingkan jika anda menjual di postingan blog saja, karena akan terlihat lebih profesional.
7. Berfikir bahwa Menjual itu Mudah.

Jika anda masih berencana untuk menjual produk, mungkin saran saya anda membaca sedikit artikel dari blog Daniel Scoco tentang "jangan berpikir menjual itu mudah". Menjual bukan sekedar membuat produk saja. Ada banyak hal yang harus dilibatkan dalam prosesnya.



Apalagi jika anda menjual secara online, banyak faktor yang menentukan dalam berhasil atau tidak nya jualan anda. Selain itu perhitungan pun harus tepat antara modal yang dikeluarkan dengan estimasi keuntungannya.

Hal-hal yang mempengaruhi penjualan online contohnya adalah sbb:
  • Tampilan Website
  • Foto Produk
  • Kecepatan Loading Website
  • Kualitas Produk
  • Peringkat website di Google search.
  • dll.
Banyak hal yang harus anda pertimbangkan jika ingin menjual secara online, dan sekali lagi ini tidak mudah sama sekali karena banyak proses yang harus dilewati.








6 komentar:

  1. Ternyata banyak sekali ya faktor yang membuat jualan di blog menjadi sulit. Dari tidak riset terlebih dahulu, tidak memiliki email marketing, tidak ada landing page, dan lainnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul broh...untuk hasil yang maksimal, terkadang kita butuh effort yang lebih juga hehhe

      Hapus
  2. Ternyata ada serangkaian yang harus dipenuhi untuk dapat jualan produk di blog. Njlimet juga ya ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas himawan, saya dulu pernah punya toko online sambil kuliah...tapi karena salah satu faktor diatas yg salah perhitungan sekarang toko online tersebut sudah tutup..pengalaman pribadi...hehe

      Hapus
  3. Saya baru dengar lending page, dan ternyata cukup menarik juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak ami....landing page ibarat tampilan toko..semakin menarik, semakin membuat hasrat pengunjung mencari tau ttg produk kita semakin besar...hehe

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.